Natasha Angel – Celana dalam menjadi jenis pakaian yang wajib dirawat dengan baik. Pakaian dalam mungkin tidak terlihat namun akan sangat berpengaruh pada kenyamanan saat menjalani aktivitas. Khususnya bagi remaja yang memiliki aktivitas padat dan aktif bergerak. Berikut adalah tips-tips perawatan celana dalam remaja agar tidak mudah melar dan awet dipakai.

celana dalam remaja

1. Cuci secara Manual

Tips pertama yang bisa dilakukan adalah cuci celana dalam dengan cara manual saja atau memakai kekuatan tangan. Pencucian menggunakan mesin cuci bisa membuat celana dalam mudah melar dan rusak. Jika dicuci dengan tangan, maka gerakan memeras dan mengucek akan lebih terkontrol sehingga tidak membuat bahan celana dalam mudah rusak.

Pencucian secara manual juga akan mempermudah Anda menghilangkan noda yang menempel di celana dalam. Kucek perlahan saja dan tidak perlu menggunakan sikat. Pemakaian sikat juga akan membuat celana dalam mudah melar dan rusak. Jika ada noda membandel yang sulit hilang maka bisa direndam dulu memakai detergen khusus atau larutan cuka.

2. Pakaikan Kantung Cuci

Sebagian orang mungkin tidak memiliki waktu untuk mencuci celana dalam secara manual. Jika memang harus menggunakan mesin cuci, maka pakailah kantung cuci. Kantung ini digunakan untuk menampung pakaian, dalam hal ini adalah celana dalam. Selanjutnya kantung akan dimasukkan ke tabung mesin cuci dan dicuci bersama dengan baju-baju lainnya.

3. Gunakan Detergen Khusus

Sangat disarankan untuk mencuci celana dalam remaja menggunakan produk detergen khusus. Detergen yang disarankan untuk dipakai mencuci baju dalam adalah detergen khusus baju bayi. Biasanya produk detergen ini terbuat dari bahan-bahan yang formulanya ringan dan lembut. Pemakaian detergen ini jelas akan membantu menjaga konsistensi bahan celana dalam sehingga tidak mudah melar.

Pakaian dalam, khususnya celana dalam, memang disarankan untuk dicuci dengan detergen yang lebih lembut formulanya. Selain menjaga tekstur atau kualitas bahan celana tersebut juga mencegah munculnya iritasi kulit. Pemakaian produk detergen yang formulanya keras bisa menyebabkan iritasi yang akan menimbulkan rasa tidak nyaman.

4. Tidak Perlu Disetrika

Baju dalam termasuk celana dalam sebaiknya tidak perlu disetrika setelah selesai dijemur. Banyak orang berpikir bahwa menyetrika baju dalam itu penting karena membantu membunuh bakteri yang menempel. Padahal sebenarnya sebagian besar bakteri telah terbunuh selama proses pencucian dan penjemuran.

Demi menjaga kualitas bahan celana dalam tersebut maka tidak disarankan untuk disetrika. Cukup dilipat saja dengan rapi dan disimpan di tempat yang tepat. Jika memang ingin menyetrika karena merasa kurang lengkap jika tidak disetrika, maka gunakanlah suhu yang rendah.

5. Simpan di Tempat yang Benar

Tak hanya proses pencuciannya yang harus benar, penyimpanan celana dalam juga harus tepat. Setelah selesai dicuci dan dijemur, maka simpanlah celana dalam di temapt yang seharusnya. Sangat disarankan untuk memisahkan pakaian dalam dengan pakaian jenis lainnya. Hal ini akan membantu Anda untuk menemukan celana dalam dengan cepat tanpa membuang banyak waktu.

Sebelum disimpan, baju dalam harus dipastikan dalam kondisi kering. Lipat dengan rapi lalu masukkan ke kotak yang sudah tersedia. Penyimpanan yang tepat akan membantu membuat suasana kamar menjadi lebih rapi dan hal ini juga sangat efektif menjaga kualitas bahan celana dalam tersebut.

Itulah tadi beberapa tips perawatan celana dalam remaja agar awet dan tidak mudah melar. Perawatan yang tepat akan membuat bahan celana dalam selalu dalam kondisi yang bagus. Jika celana dalam yang dipakai berkualitas bagus dan terawat maka si pemakai juga pasti akan merasa lebih nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *